Dunia, Pyongyang -Rudal balistikPutin Kirim Pasukan Militer ke Perbatasan Korea Utara

Menurut surat kabar itu, rudal balistik Korea Utara sempat meluncur hingga sejauh 48 kilometer ke arah wilayah Rusia sebelum pejabat Korea Utara meledakkannya karena khawatir akan menimbulkan insiden di Rusia.

"Jika peluncuran rudal balistik ke wilayah perairan timur tidak digagalkan, maka akan mengarah ke pelabuhan atau wilayah Rusia. Itu alasannya sehingga Korea Utara seketika menghancurkan rudal itu," ujar surat kabar berkantor di Seoul.

Baca juga: Korea Utara Uji Coba Nuklir, Gunung Tertinggi Akan Meletus

Seorang sumber mengungkapkan target dari peluncuran rudal balistik Korea Utara berbeda dari pengarahan sebelumnya. "Tadinya, kami menembakkan ke derajat 89-90 ke arah timur, dan diproyeksikan jatuh di Laut Timur. Namun, sudut dari tembakan ternyata 49 derajat," ujar sumber itu.

Gara-gara rudal balistik Korea Utara yang salah arah, Ketua Komisi Keamanan dan Pertahanan Rusia, Viktor Ozerov mengatakan, pertahanan udara di wilayah timur Rusia telah ditingkatkan ke posisi siaga penuh.

Baca juga: Jokowi: Korea Utara Harus Taati Resolusi Dewan Keamanan PBB

"Pertahanan udara dari Federasi Rusia di Timur Jauh  berada dalam siaga penuh," ujar Ozerov.

Korea Utara meluncurkan uji coba empat rudal balistik jarak menengahnya pada 6 Maret lalu. Menurut Jepang, tiga dari empat rudal yang diluncurkan Korea Utara jatuh di perairan zona ekonomi eksklusif Jepang.

INDEPENDENT | MARIA RITA