Dunia, KUALA LUMPUR— Polisi Malaysia Sebut Jaringan ISIS Pengebom Klub di Selangor

Menurut Kepala Kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar, dua di antara tersangka ditangkap karena diduga memasukkan sejumlah senjata ke Malaysia dari kawasan Thailand selatan. Di kawasan ini kelompok Muslim mengangkat perlawanan bersenjata.

"Kami yakin mereka terlibat dalam penyelundupan senjata dari Thailand selatan untuk kelompok teroris," kata Khalid Abu Bakar, kepada para wartawan.

Sementara seorang pria ditangkap 25 April lalu di Penang. Pria berusia 41 tahun ini selain mempromosikan ISIS melalui Facebook, diduga hendak meledakkan masjid Syiah di Penang.

Salah satu perempuan, seorang mahasiswi berusia 26 tahun ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 4 April lalu. Mahasiswi ini dicurigai pergi ke wilayah Suriah, via Turki, untuk bergabung dengan ISIS.

"Tersangka, yang mengambil jurusan ilmu laboratorium medis pada sebuah kampus swasta di Klang Valley, pergi ke Turki pada 29 Agustus 2016 dengan tujuan bergabung ISIS di Suriah. Pada 5 Februari, tersangka ditahan oleh otoritas Turki saat sedang menunggu instruksi dari Muhammad Wandy Mohamed Jedi, seorang militan IS asal Malaysia, untuk menyelinap ke Suriah," ujar Khalid.

Baca: Malaysia Umumkan 7 Tersangka Teroris Termasuk Satu WNI 

Dua tersangka lainnya, yakni seorang pria pengangguran berusia 41 tahun yang pernah terlibat ISIS, ditangkap di wilayah Malaka. Sedangkan satu tersangka wanita merupakan asisten mekanik di pabrik Johor. Wanita berusia 32 tahun ini ditangkap karena mempromosikan ISIS via Google+.

Sejak Februari 2013 aparat keamanan di Malaysia sudah menangkap setidaknya 250 orang yang diduga punya hubungan dengan ISIS.

Data pemerintah menunjukkan ada sekitar 132 warga Malaysia yang bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak.

CHANNEL NEWSASIA | BBC | SITA PLANASARI AQUADINI