Bisnis, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan dalam rangka menyambut bulan ramadan, stok bahan kebutuhan pokok yang disimpan di Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) lebih dari cukup. Bahkan  tak hanya untuk mencukupi kebutuhan Idul Fitri pada Juli nanti, stok tersebut mencukupi untuk menyambut perayaan Idul Adha yang jatuh pada Agustus mendatang.

Baca: Menteri Perdagangan Jamin Stok Pangan Aman ...

“Untuk Lebaran stoknya lebih dari cukup. Kalau sekarang rata-rata Bulog stoknya lebih dari 8 atau 9 bulan, jadi kita nggak ada soal dan sampai dengan Juli hingga Agustus aman. Sampai Idul Adha lah,” tutur Enggar di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 17 Mei 2017.

Menurut Enggar, dalam menjamin ketersediaan barang persediaan, Bulog melakukannya secara bertahap, sambil memperhatikan stok yang beredar di pasaran. Pihaknya juga tidak melakukan pembatasan untuk impor barang persediaan tertentu seperti daging sapi dan daging kerbau, serta bawang putih. “Nggak ada batas, berapa pun kami gelontorkan, bawang putih juga, sampai harga turun semua. Kami bikin stabilitas harga,” ucapnya.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan Bulog telah menyiapkan stok yang cukup untuk kebutuhan Gerakan Stabilisasi Pangan, yakni dengan memasok bahan kebutuhan pokok ke pasar, pemukiman penduduk dan lain-lain sehingga harga bahan kebutuhan pokok di pasar lebih stabil. Bulog dalam melakukan gerakan stabilisasi ini juga akan bermitra dengan  asosiasi-asosiasi atau pun instansi  seperti PGRI, yayasan, pesantren, dan lain-lain.

Selain itu Bulog juga akan bekerjasama dengan para pedagang dengan mekanisme titip jual. Harga yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah di bawah harga pasar pada kualitas yang sama. Hal ini untuk memberikan akses pangan bagi masyarakat menjelang Ramadan

“Misalnya kami siapkan barang di mana pun itu akan lepas bawang Rp 38 ribu ke rakyat. Tapi kalau untuk pedagang yang mau ambil kami siapkan diskon untuk margin mereka. Ada juga pedagang yang nggak punya uang tunai, maka kami beri konsinyasi, 1-2 minggu kalau jelas identitasnya. Jadi hambatan di pedagang bisa diminimalis,” ucap Djarot.

Baca: Jaga Stok Pangan, Pemerintah Akan Bangun Lumbung Desa

Menurut Djarot, total stok kebutuhan bahan makanan pokok di gudang  lebih dari cukup. Ada pun total stok beras Bulog disiapkan di setiap gudang sebanyak 2 juta ton lebih, gula 320 ribu ton, daging beku 37.500 ton, minyak goreng 207 ribu liter, bawang merah 60 ton, bawang putih 62 ton. “Khusus untuk bawang merah dan bawang putih akan terus bertambah stoknya dengan penyerapan dari produksi dalam negeri maupun impor,” ucap dia.

DESTRIANITA